Minggu, 17 Juni 2012

Mengembalikan Motivasi Diri

Pernahkah Anda berada di dalam situasi yang kurang menyenangkan? Semua hal terasa datar serta semangat mulai hilang. Ini waktunya Anda harus mengembalikan motivasi diri. Ini caranya!



1. Temukan tujuan

Salah satu cara cepat memotivasi diri adalah kembali memiliki tujuan. Coba buat daftar hal-hal yang ingin Anda capai dalam waktu dekat. Keinginan itu akan kembali memotivasi diri Anda.



2. Cari inspirasi

Setelah tujuan ditentukan, kini carilah jalan untuk mencapainya. Misal, jika Anda ingin bentuk perut menjadi langsing, coba cari ide dari selebritas pujaan yang berhasil membentuk badannya. Inspirasi akan membuat Anda makin bersemangat.



3. Minta dukungan

Motivasi akan terus berjalan baik jika Anda berada di dalam lingkungan yang mendukung. Misalnya jika Anda bertekad mendapatkan peringkat terbaik di sekolah, maka lingkungan yang terbaik adalah murid-murid yang berprestasi. Jika Anda bertekad memberikan ASI eksklusif untuk anak, maka lingkungan terbaik adalah ibu-ibu menyusui, bukan yang memberikan anaknya susu formula. Lingkungan yang tepat akan memberikan semangat jika suatu saat tekad yang Anda miliki memudar.



4. Jangan ekstrem

Jangan memasang target keberhasilan terlalu tinggi. Mulailah dari langkah kecil. Tujuannya agar Anda tak cepat kecewa. Memasang target terlalu tinggi lalu mengalami kegagalan, akan mengembalikan Anda ke posisi awal. Lebih baik capai keberhasilan tersebut perlahan namun pasti.



5. Fokus

Fokus pada tujuan dapat membantu Anda menjaga motivasi agar tak kembali hilang. Selain itu fokus juga akan membantu Anda mencapai tujuan.



6. Sabar

Tujuan Anda tak akan tercapai dengan cara yang instan. Oleh karena itu, pahami benar bahwa di tengah tujuan ada proses yang panjang. Jangan sampai proses itu membuat Anda frustasi dan kembali putus asa.



7. Hargai keberhasilan

Jika ada tujuan Anda yang sudah tercapai, jangan ragu memberi penghargaan untuk diri sendiri. Caranya bisa beragam, misalnya membelikan sesuatu untuk diri sendiri, berlibur dan sebagainya.



8. Berpikir positif

Yang terakhir, jagalah motivasi yang telah Anda bangun dengan berpikiran positif. Pikiran positif akan membuat Anda lebih bersemangat menghadapi segala tantangan hidup.



Semoga sukses!

Jumat, 08 Juni 2012

Konsep U M L

Sebenarnya apa itu UML?
UML (Unified Modelling Languange) adalah sebuah “bahasa” yang telah distandarkan untuk merancang, mendokumentasikan sistem dalam membuat suatu peranti lunak.
untuk membangun sebuah permodelan diperlukan program pendukung seperti UML, Argo UML, UML PAD, Smart Draw, visio, Umbrello (Linux).
Dalam penggunaan UML dapat di implementasikan terhadap semua jenis peranti lunak, sistem operasi atau jaringan apapun, serta ditulis dengan bahasa pemograman apapun, tetapi karena UML juga menggunakan class dan operation dalam konsep dasarnya, maka lebih cocok menggunakan peranti lunak yang mendukung bahasa yang berorientasi objek seperti C++, Java, C# dan VB.NET.
Seperti bahasa pada umumnya, UML mendefinisikan notasi dan syntax tetapi divisualisasikan dalam sekumpulan bentuk khusu yang menggambarkan diagram peranti lunak dan setiap bentuk memiliki arti tersendiri.
Sejarah UML dari mulai diciptakan sampai pengembangan sebenarnya cukup panjang sampai era tahun 1990 seperti kita ketahui banyak sekali metodologi permodelan berorientasi objek telah bermunculan di dunia, diantaranya metodologi booch, coad, OOSE, OMT, Shlaer-mellor, wirfs-brock, dsb. dari sekian banyak macam metodologi masing-masing memiliki notasi tersendiri, pertanyaanya adalah apakah ada standar baku penggunaan notasi tersebut. Akhirnya pada Oktober 1994 yakni Booch, Rumbaugh, dan Jacobson, yang merupakan tiga tokoh yang bisa dikatakan metodologinya banyak digunakan mepelopori usaha untuk penyatuan metodologi pendesainan berorientasi objek. Sehingga pada tahun 1995 direlease draft pertama dari UML (Versi 8.0), sejak tahun 1996 pengembangan tsb dikoordinasikan oleh OBject Management Group (OMG). Tahun 1997 UML versi 1.1 mencul dan versi terbarunya saat ini 1.5 yang dirilis bulan maret 2003. sejak saat itulah UML telah menjelma menjadi standar bahasa permodelan untuk aplikasi berorientasi objek.
KONSEP UML
Konsep UML terdiri dari structural classification,dinamic behavior, dan model management.
Untuk memulai suatu UML,sebenarnya cukup dua hal yang harus kita perhatikan :
1. Menguasai pembuatan diagram UML
2. Menguasai langka-langkah dalam analisa dan pengembangan dengan UML
UML mendefinisikan diagram-diagram sbb :
* use case diagram
Menggambarkan fungsional dari sebuah sistem, yang ditekankan adalah “apa” yang diperbuat sistem, dan bukan “bagaimana”. use case mempresentasikan sebuah interksi antara aktor dengan sistem misalnya : login sistem, meng-create daftar belanja, dsb.
* class diagram
Menggambarkan keadaan (atribut/properti) suatu sistem, sekaligus meawarkan layanan untuk memanipulasi keadaan tersebut (metoda/fungsi).jika diinstansi akan menghasilkan sebuah objek dan merupakan initi dari pengembangan dan desain berorientasi objek.
* statechart diagram
Menggambarkan transisi dan perubahan keadaan (dari satu state ke state lainnya) suatu objek pada sistem sebagai akibat dari stimuli yang diterima. Pada umumnya statechart diagram menggambarkan class tertentu (satu class dapat memiliki lebih dari satu statechart diagram).
* activity diagram.
Menggambarkan berbagai alir aktivitas dalam sistem yang sedang dirancang, bagaimana masing-masing alir berawal, decision yang mungkin terjadi, dan bagaimana mereka berakhir. Activity diagram juga dapat menggambarkan proses paralel yang mungkin terjadi pada beberapa eksekusi.
* sequence diagram
Menggambarkan interaksi antar objek di dalam dan di sekitar sistem (termasuk pengguna, display, dan sebagainya) berupa message yang digambarkan terhadap waktu. Sequence diagram terdiri atar dimensi vertikal (waktu) dan dimensi horizontal (objek-objek yang terkait).
* collaboration diagram
juga menggambarkan interaksi antar objek seperti sequence diagram, tetapi lebih menekankan pada peran masing-masing objek dan bukan pada waktu penyampaian message.
Setiap message memiliki sequence number, di mana message dari level tertinggi memiliki nomor 1. Messages dari level yang sama memiliki prefiks yang sama.
* component diagram
menggambarkan struktur dan hubungan antar komponen piranti lunak, termasuk ketergantungan (dependency) di antaranya. Komponen piranti lunak adalah modul berisi code, baik berisi source code maupun binary code, baik library maupun executable, baik yang muncul pada compile time, link time, maupun run time. Umumnya komponen terbentuk dari beberapa class dan/atau package, tapi dapat juga dari komponen-komponen yang lebih kecil.
Komponen dapat juga berupa interface, yaitu kumpulan layanan yang disediakan sebuah komponen untuk komponen lain.
* deployment diagram
menggambarkan detail bagaimana komponen di-deploy dalam infrastruktur sistem, di mana komponen akan terletak (pada mesin, server atau piranti keras apa), bagaimana kemampuan jaringan pada lokasi tersebut, spesifikasi server, dan hal-hal lain yang bersifat fisikal.Sebuah node adalah server, workstation, atau piranti keras lain yang digunakan untuk men-deploy komponen dalam lingkungan sebenarnya. Hubungan antar node (misalnya TCP/IP) dan requirement dapat juga didefinisikan dalam diagram ini.
ini gambar nya :

Tool Yang Mendukung UML
Saat ini banyak sekali tool pendesainan yang mendukung UML, baik itu tool komersial maupun opensource. Beberapa diantaranya adalah:
• Rational Rose (www.rational.com)
• Together (www.togethersoft.com)
• Object Domain (www.objectdomain.com)
• Jvision (www.object-insight.com)
• Objecteering (www.objecteering.com)
• MagicDraw (www.nomagic.com/magicdrawuml)
• Visual Object Modeller (www.visualobject.com)
Pointer Penting UML
Sebagai referensi dalam mempelajari dan menggunakan UML, situs-situs yang merupakan pointer penting adalah:
• http://www.cetus-links.org/oo_uml.html
• http://www.omg.org
• http://www.omg.org/technology/uml/
• http://www.rational.com/uml
• http://www.uml.org/

Pengertian UML

UML (Unified Modeling Language)

  • Pengenalan UML
UML (Unified Modeling Language) merupakan pengganti dari metode analisis berorientasi object dan design berorientasi object (OOA & OOD) yang dimunculkan sekitar akhir tahun 80-an dan awal tahun 90-an.
UML merupakan gabungan dari metode Grady Booch (Booch Method), James Rumbaugh (OMT) dan Ivar Jacobson (OOSE). Tetapi UML ini akan mencakup lebih luas daripada OOA&D. Pada pertengahan pengembangan UML dilakukan standarisasi proses dengan OMG (Object Management Group) dengan harapan UML akan menjadi bahasa standar pemodelan pada masa yang akan datang.
UML disebut sebagai bahasa pemodelan bukan metode. Kebanyakan metode terdiri paling sedikit prinsip, bahasa pemodelan dan proses. Bahasa pemodelan (sebagian besar grafik) merupakan notasi dari metode yang digunakan untuk mendesain secara cepat.
Bahasa pemodelan merupakan bagian terpenting dari metode. Ini merupakan bagian kunci tertentu untuk komunikasi. Jika anda ingin berdiskusi tentang desain dengan seseorang, maka Anda hanya membutuhkan bahasa pemodelan bukan proses yang digunakan untuk mendapatkan desain.
UML merupakan bahasa standar untuk penulisan Blueprint Software yang digunakan untuk Visualisasi (Visualize), Spesifikasi (Specify), Pembentukan (Construct) dan Pendokumentasian (Documentation) alat-alat dari sistem perangkat lunak.

  • Sejarah UML
UML dimulai secara resmi pada oktober 1994, ketika Rumbaugh bergabung dengan Booch pada Relational Software Corporation. Proyek ini memfokuskan pada penyatuan metode Booch dan OMT. UML versi 0.8 merupakan metode penyatuan yang dirilis pada bulan Oktober 1995. Dalam waktu yang sama, Jacobson bergabung dengan Relational dan cakupan dari UML semakin luas sampai diluar perusahaan OOSE. Dokumentasi UML versi 0.9 akhirnya dirilis pada bulan Juni 1996. Meskipun pada tahun 1996 ini melihat dan menerima feedback dari komunitas Software Engineering . Dalam waktu tersebut, menjadi lebih jelas bahwa beberapa organisasi perangkat lunak melihat UML sebagai strategi dari bisnisnya. Kemudian dibangunlah UML Consortium dengan beberapa organisasi yang akan menyumbangkan sumber dayanya untuk bekerja, mengembangkan, dan melengkapi UML.
Di sini beberapa partner yang berkontribusi pada UML 1.0, diantaranya Digital Equipment Corporation, Hewlett-Packard, I-Logix, Intellicorp, IBM, ICON Computing, MCI Systemhouse, Microsoft, Oracle, Relational, Texas Instruments dan Unisys. Dari kolaborasi ini dihasilkan UML 1.0 yang merupakan bahasa pemodelan yang ditetapkan secara baik, expressive, kuat, dan cocok untuk lingkungan masalah yang luas. UML 1.0 ditawarkan menjadi standarisasi dari Object Management Group (OMG). Dan pada Januari 1997 dijadikan sebagai standar bahasa pemodelan
Antara Januari–Juli 1997 gabungan group tersebut memperluas kontribusinya sebagai hasil respon dari OMG dengan memasukkan Adersen Consulting, Ericsson, ObjectTimeLimeted, Platinum Technology, Ptech, Reich Technologies, Softeam, Sterling Software dan Taskon. Revisi dari versi UML (versi 1.1) ditawarkan kepada OMG sebagai standarisasi pada bulan Juli 1997. Dan pada bulan September 1997, versi ini dierima oleh OMG Analysis dan Design Task Force (ADTF) dan OMG ArchitectureBoard. Dan Akhirnya pada Juli 1997 UML versi 1.1 menjadi standarisasi.
Pemeliharaan UML terus dipegang oleh OMG Revision Task Force (RTF) yang dipimpin oleh Cris Kobryn. RTP merilis editorial dari UML 1.2 pada Juni 1998. Dan pada tahun 1998 RTF juga merilis UML 1.3 disertai dengan user guide dan memberikan technical cleanup.
Pengertian UML
UML adalah bahasa untuk menspesifikasi, memvisualisasi, membangun dan mendokumentasikan artifacts (bagian dari informasi yang digunakan atau dihasilkan oleh proses pembuatan perangkat lunak, artifact tersebut dapat berupa model, deskripsi atau perangkat lunak) dari sistem perangkat lunak, seperti pada pemodelan bisnis dan sistem non perangkat lunak lainnya [HAN98]. Selain itu UML adalah bahasa pemodelan yang menggunakan konsep orientasi object. UML dibuat oleh Grady Booch, James Rumbaugh, dan Ivar Jacobson di bawah bendera Rational Software Corp [HAN98]. UML menyediakan notasi-notasi yang membantu memodelkan sistem dari berbagai perspektif. UML tidak hanya digunakan dalam pemodelan perangkat lunak, namun hampir dalam semua bidang yang membutuhkan pemodelan..
Gambaran Umum UML
Gambaran umum mengenai UML dapat dijelaskan berdasarkan kegunaan dari UML itu sendiri, yaitu:
  1. 1. Modeling Language, UML sebagai bahasa untuk pemodelan sistem
UML merupakan bahasa pemodelan yang memiliki pembendaharaan kata dan cara untuk mempresentasikan secara fokus pada konseptual dan fisik dari suatu sistem. Contoh untuk sistem software yang intensive membutuhkan bahasa yang menunjukkan pandangan yang berbeda dari arsitektur sistem, ini sama seperti menyusun/mengembangkan software development life cycle. Dengan UML akan memberitahukan kita bagaimana untuk membuat dan membaca bentuk model yang baik, tetapi UML tidak dapat memberitahukan model apa yang akan dibangun dan kapan akan membangun model tersebut. Ini merupakan aturan dalam software development process.
  1. 2. Visualizing, UML sebagai bahasa untuk menggambarkan sistem
UML tidak hanya merupakan rangkaian simbol grafikal, cukup dengan tiap simbol pada notasi UML merupakan penetapan semantik yang baik. Dengan cara ini, satu pengembang dapat menulis model UML dan pengembang lain atau perangkat yang sama lainnya dapat mengartikan bahwa model tersebut tidak ambigu. Hal ini akan mengurangi error yang terjadi karena perbedaan bahasa dalam komunikasi model konseptual dengan model lainnya.
UML menggambarkan model yang dapat dimengerti dan dipresentasikan ke dalam model tekstual bahasa pemograman. Contohnya kita dapat menduga suatu model dari sistem yang berbasis web tetapi tidak secara langsung dipegang dengan mempelajari
code dari sistem. Dengan model UML maka kita dapat memodelkan suatu sistem web tersebut dan direpresentasikan ke bahasa pemrograman.
UML merupakan suatu model eksplisit yang menggambarkan komunikasi informasi pada sistem. Sehingga kita tidak kehilangan informasi code implementasi yang hilang dikarenakan developer memotong coding dari implementasi.
  1. 1. Specifying, UML sebagai bahasa untuk menspesifikasikan sistem
Maksudnya membangun model yang sesuai, tidak ambigu dan lengkap. Pada faktanya UML menunjukan semua spesifikasi keputusan analisis, desain dan implementasi yang penting yang harus dibuat pada saat pengembangan dan penyebaran dari sistem software intensif.
  1. 2. Constructing, UML sebagai bahasa untuk membangun sistem
UML bukan bahasa pemograman visual, tetapi model UML dapat dikoneksikan secara langsung pada bahasa pemograman visual. Maksudnya membangun model yang dapat dimapping ke bahasa pemograman seperti java, C++, VB atau tabel pada database relational atau penyimpanan tetap pada database berorientasi object.
  1. 3. Documenting, UML sebagai bahasa untuk pendokumentasian sistem
Maksudnya UML menunjukan dokumentasi dari arsitektur sistem dan detail dari semuanya.UML hanya memberikan bahasa untuk memperlihatkan permintaan dan untuk tes. UML menyediakan bahasa untuk memodelkan aktifitas dari perencanaan project dan manajemen pelepasan (release management).
  • Ø Area dan Tujuan Penggunaan UML
UML (Unified Modeling Language) digunakan paling efektif pada domain seperti:
  1. Sistem Informasi Perusahaan
  2. Sistem Perbankan dan Perekonomian
  3. Bidang Telekomunikasi
  4. Bidang Transportasi
  5. Bidang Penerbangan
  6. Bidang Perdagangan
  7. Bidang Pelayanan Elekronik
  8. Bidang Pengetahuan
  9. Bidang Pelayanan Berbasis Web Terdistribusi
UML tidak terbatas untuk pemodelan software saja. Pada faktanya UML banyak digunakan untuk memodelkan sistem non-software seperti:
  1. Aliran kerja pada sistem perundangan.
  2. Struktur dan kelakuan dari Sistem Kepedulian Kesehatan Pasien
  3. Desain hardware dll.
Tujuan penggunaan UML adalah, sebagai berikut:
  1. Memodelkan suatu sistem (bukan hanya perangkat lunak) yang menggunakan konsep berorientasi object
  2. Menciptakan suatu bahasa pemodelan yang dapat digunakan baik oleh manusia maupun mesin.
Keunggulan menggunakan UML dibandingkan menggunakan metodologi terstruktur:
  • Uniformity
Pengembang cukup menggunakan 1 metodologi dari tahap analsis hingga perancangan. Memungkinkan merancang komponen antarmuka secara terintegrasi bersama perancangan PL dan perancangan struktur data
  • Understandability
Kode yang dihasilkan dapat diorganisasi kedalam kelas-kelas yangberhubungan dengan masalah sesungguhnya sehingga lebih mudah untuk dipahami.
  • Stability
Kode program yang dihasilkan relatif stabil sepanjang waktu, karena mendekati permasalahan yang sesungguhnya.
  • Reusability
Dengan metodologi berorientasi objek, dimungkinkan penggunaan ulang kode, sehingga pada akhirnya akan sangat mempercepat waktu pengembangan perangkat lunak (atau sistem informasi)

7 Alasan Seks Baik Bagi Kesehatan

Beruntunglah Anda yang sudah menikah. Selain menguntungkan secara emosional, seks juga dapat meningkatkan kesehatan Anda secara umum.

Bagus untuk jantung
Seks tak hanya cara untuk mendekatkan dan mengekspresikan cinta Anda tapi juga bagus untuk kesehatan jantung. Seks yang dilakukan secara aktif dapat meningkatkan detak jantung Anda, dan membuat Anda lebih sehat. Pria yang berhubungan seks dua kali sepekan atau lebih ternyata berisiko lebih rendah terkena serangan jantung.

Mengurangi berat badan
Seks merupakan salah satu aktivitas fisik, dan lebih menyenangkan daripada olahraga berat lainnya, dan ternyata seks dapat membantu mengurangi berat badan. Meskipun tak seefektif treadmill (yang dapat membakar 400 kalori dalam 30 menit, sementara seks hanya membakar 85 kalori) namun seks dapat dilakukan sebagai bagian dari gaya hidup sehat.

Menghindari penyakit
Seks rutin dengan pasangan dapat mencegah flu dan penyakit ringan lainnya serta dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Pasangan yang berhubungan seks lebih dari dua kali dalam sepekan mempunyai antibodi immunoglobulin A yang lebih tinggi, yang dapat melindungi Anda dari penyakit ringan dan flu. Namun, mereka yang lebih sering berhubungan seks memiliki antibodi yang lebih rendah. Jadi jangan melakukannya secara berlebihan.

Mengurangi nyeri
Hormon yang diproduksi saat berhubungan seks berfungsi sebagai pereda nyeri dan dapat mengurangi nyeri saat datangnya menstruasi dan nyeri sendi, selain berbagai penyakit lainnya. Zat kimia yang ampuh tersebut bernama oksitosin (hormon yang menenangkan dan dapat mengurangi tekanan darah serta kadar kortisol), yang berfungsi menurunkan tekanan darah dan bermanfaat jika Anda mengalami migrain.

Mengurangi resiko kanker prostat
Kanker prostat merupakan penyakit yang umum di kalangan pria, namun peneliti menemukan pria di usia 20-an risikonya berkurang setelah mengalami ejakulasi lima kali atau lebih dalam sepekan. Belum ada korelasi yang jelas untuk pria yang lebih tua namun tak ada salahnya mencoba.

Mengurangi stres
Secara medis seks dapat meningkatkan suasana hati — juga dapat merangsang otak untuk memproduksi zat kimia baik yang disebut endorfin untuk mengurangi stres. Seks juga dapat menurunkan tekanan darah, serta membantu menenangkan.

Membuatmu tidur lebih lelap
Seks membanjiri tubuhmu dengan endorfin dan oksitosin, yang sangat ideal untuk relaksasi dan membuat tidur Anda lebih nyenyak.

6 Diagnosis Rasa Lelah Pria

Tubuh merasa lelah kerap terjadi ketika Anda beraktivitas. Kebanyakan pria menduga kelelahan terjadi karena tidak cukup tidur, kurang energi atau stres karena terlalu banyak bekerja atau aktivitas harian yang padat.
Jika Anda sering merasa kelelahan, mungkin ada yang salah dengan metabolisme tubuh Anda. dr Enam Abood dari Harley Street Health Centre membocorkan enam penyakit yang memicu seringnya rasa lelah pada pria.
Anemia
Sebagian pria percaya bahwa dengan tidak makan daging merah akan meningkatkan kesehatan dan pola makan, tapi sebenarnya malah akan mengurangi pasokan zat besi yang penting. Kurangnya zat besi dapat menyebabkan anemia yang membuat Anda terlihat lelah.
Aktivitas kelenjar tiroid rendah
Ini diagnosis yang sulit dilakukan. Kelenjar tiroid yang kurang aktif juga dapat menyebabkan berat badan naik dan rambut rontok.
Alergi
Alergi makanan seperti gluten (gandum, roti), produk susu dan gula dapat dengan mudah menyebabkan kelelahan.
Demam kelenjar
Demam kelenjar disebabkan oleh virus Epstein-Barr dan kebanyakan penderitanya tidak menyadari gejalanya mirip flu. Gejala awal bisa hilang setelah beberapa hari, tetapi rasa lelahnya bisa menetap sampai berbulan-bulan.
Ketidakseimbangan bakteri usus
Minuman antibiotik bisa membunuh bakteri yang baik dan jahat dalam usus. Hal ini menyebabkan jamur tumbuh berlebihan di usus, terutama setelah minum alkohol. Pada akhirnya akan menyebabkan Anda terlihat lelah.
Kadar testosteron rendah
Terutama pada pria di atas 45 tahun, berkurangnya produksi testosteron dapat menyebabkan rasa lelah yang menetap.

Jumat, 01 Juni 2012

UML: Konsep dan Implementasinya Pada Pemodelan Berorientasi Objek dan Visual

BAB I
PENDAHULUAN
Oleh: Henderi, M. Kom.

1.1 Sejarah Unified Modeling Language (UML)
Tahun 1994, Grady Boch dan James Rumbaugh bergabung untuk menggunakan metode berorientasi objek. Ivan Jacobson bergabung pada tahun 1995, dan mereka bertiga fokus membuat suatu bahasa pemodelan objek standar sebagai ganti dari pendekatan atau metode objek standar. Berdasarkan kerja mereka dan hasil kerja lainnya pada industri, Unified Modeling Language (UML) versi 1.0 dirilis pada tahun 1997.
Unified Modeling Language (UML) tidak menentukan metode untuk sistem-sistem pengembangan, tetapi sudah diterima luas sebagai standar untuk pemodelan objek. Object Management Gorup/OMG, badan standar industri, mengadopsi UML pada bulan November 1997 dan terus bekerja sama untuk meningkatkannya berdasarkan kebutuhan industri. Pada saat ini, salah satu industri telah merilis sebuah sofware yang mendukung UML yaitu Visual Paradigm 6.4 Interprise edition. Berbagai industri juga bermunculan dan mendukung penggunaan UML dengan berbagai produk, diantaranya Rational Rose, SmartDraw, dan lain-lain.
1.2 Definisi Unified Modeling Language (UML)
Unified Modeling Language (UML) merupakan satu kumpulan konvensi pemodelan yang digunakan untuk menentukan atau menggambarkan sebuah sistem software yang terkait dengan objek (Whitten L. Jeffery et al, 2004). Sementara menurut Henderi (2007: 4) Unified Modeling Language (UML) adalah sebuah bahasa pemodelan yang telah menjadi standar dalam industri software untuk visualisasi, merancang, dan mendokumentasikan sistem perangkat lunak. Bahasa Pemodelan UML lebih cocok untuk pembuatan perangkat lunak dalam bahasa pemrograman berorientasi objek (C++, Java, VB.NET), namun demikian tetap dapat digunakan pada bahasa pemrograman prosedural (Ziga Turck, 2007)
Unified Modeling Language (UML) biasa digunakan untuk (Henderi, 2007 :11)
1.      Menggambarkan batasan sistem dan fungsi-fungsi sistem secara umum, dibuat dengan use case dan actor
2.      Menggambarkan kegiatan atau proses bisnis yang dilaksanakan secara umum, dibuat  dengan interaction diagrams
3.      Menggambarkan representasi struktur statik sebuah sistem dalam bentuk class diagrams
4.      Membuat model behavior ?yang menggambarkan kebiasaan atau sifat sebuah sistem? dengan state transition diagrams
5.      Menyatakan arsitektur implementasi fisik menggunakan component and development diagrams
6.      Menyampaikan atau memperluas fungsionality dengan stereotypes (Ziga Turck, 2007)
UML merupakan salah satu alat bantu yang sangat handal dalam bidang pengembangan sistem berorientasi objek karena UML menyediakan bahasa pemodelan visual yang memungkinkan pengembang sistem membuat blue print atas visinya dalam bentuk yang baku. UML berfungsi sebagai jembatan dalam mengkomunikasikan beberapa aspek dalam sistem melalui sejumlah elemen grafis yang bisa dikombinasikan menjadi diagram. UML mempunyai banyak diagram yang dapat mengakomodasi berbagai sudut pandang dari suatu perangkat lunak yang akan dibangun. Diagram-diagram tersebut digunakan untuk (Henderi et al, 2008:71):
1.      Mengkomunikasikan ide
2.      Melahirkan ide-ide baru dan peluang-peluang baru
3.      Menguji ide dan membuat prediksi
4.      Memahami struktur dan relasi-relasinya
1.3 Konsep Pemodelan Menggunakan Unified Modeling Language (UML)
            Pemodelan menggunakan Unified Modeling Language merupakan metode pemodelan berorientasi objek dan berbasis visual. Karenanya pemodelan menggunakan UML merupakan pemodelan objek yang fokus pada pendefinisian struktur statis dan model sistem informasi yang dinamis daripada mendefinisikan data dan model proses yang tujuannya adalah pengembangan tradisional. UML menawarkan diagram yang dikelompokan menjadi lima perspektif berbeda untuk memodelkan suatu sistem. Seperti satu set blue print yang digunakan untuk membangun sebuah rumah.
1.3.1 Diagram Dasar dalam Unified Modeling Language (UML)
Berikut ini adalah penjelasan mengenai berbagai diagram UML serta tujuannya:
1.      Model Use Case Diagram
Use Case Diagram secara grafis menggambarkan interaksi antara sistem, sistem eksternal, dan pengguna. Dengan kata lain Use Case diagram secara grafis mendeskripsikan siapa yang akan menggunakan sistem dan dalam cara apa pengguna (user) mengharapkan interaksi dengan sistem itu. Use Case secara naratif digunakan untuk secara tekstual menggambarkan sekuensi langkah-langkah dari setiap interaksi.
2.      Diagram Struktur Statis
UML menawarkan dua diagram untuk memodelkan struktur statis sistem informasi, yaitu:
a.Class Diagrammenggambarkan struktur object sistem. Diagram ini menunjukan class object yang menyusun sistem dan juga hubungan antara class object tersebut
b.Object Diagram: serupa dengan class diagram, tetapi object diagram memodelkan isntance object actual dengan menunjukan nilai-nilai saat ini dari atribut instance. Object Diagram menyajikan ?snapshot/potret? tentang objek sistem pada point waktu tertentu. Diagram ini tidak digunakan sesering Class Diagram, tetapi saat digunakan dapat membantu seorang developer memahami struktur sistem secara lebih baik.
3.      Diagram Interaksi
Diagram interaksi memodelkan sebuah interaksi, terdiri dari satu set objek, hubungan-hubungannya, dan pesan yang terkirim di antara objek. Model diagram ini memodelkan behavior (kelakuan) sistem yang dinamis dan UML memiliki dua diagram untuk tujuan ini, yaitu:
a.Diagram rangkaian/Sequence Diagram: secara grafis menggambarkan bagaimana  objek berinteraksi dengan satu sama lain melalui pesan pada sekuensi sebuah use case atau operasi. Diagram ini mengilustrasikan bagaimana pesan terkirim dan diterima di antara objek dan dalam sekuensi atau timing apa.
b.Diagram kolaborasi/Collaboration Diagram: serupa dengan diagram rangkaian/sekuensi, tetapi tidak fokus pada timing atau sekuensi pesan. Diagram ini justru menggambarkan interaksi (atau kolaborasi) antara objek dalam sebuah format jaringan.
Diagram rangkaian maupun diagram kolaborasi merupakan isomorphic artinya kita dapat mengubah dari satu diagram ke diagram lain.
4.      Diagram State/State Diagram
UML memiliki sebuah diagram untuk memodelkan behavior objek khusus yang kompleks (statecahrt) dan sebuah diagram untuk memodelkan behavior dari sebuah use case atau sebuah metode, yaitu:
a.Diagram statechart: digunakan untuk memodelkan behavior objek khusus yang dinamis. Diagram ini mengilustrasikan siklus hidup objek-berbagai keadaan yang dapat diasumsikan oleh objek dan event-event (kejadian) yang menyebabkan objek beralih dari satu state ke state lain.
b.Diagram aktivitas/Activity Diagram: secara grafis digunakan untuk menggambarkan rangkaian aliran aktivitas baik proses bisnis maupun use case. Activity diagram dapat juga digunakan untuk memodelkan action yang akan dilakukan saat sebuah operasi dieksekusi, dan memodelkan hasil dari action tersebut.
5.      Diagram Implementasi
Diagram implementasi juga memodelkan struktur sistem informasi, yaitu:
a.Diaram komponen/Component Diagram: digunakan untuk menggambarkan organisasi dan ketergantungan komponen-komponen software sistem. Komponen diagram dapat digunakan untuk menunjukan bagaimana kode pemrograman dibagi menjadi modul-modul (atau komponen).
b.Diagram penguraian/Deployment: digunakan untuk mendeskripsikan arsitektur fisik dalam istilah ?node? untuk hardware dan software dalam sistem. Diagram ini menggambarkan konfigurasi komponen-komponen software real-time,prosesor, dan peralatan yang membentuk arsitektur sistem.

Bersambung...

P U S T A K A 



Henderi, 2007, Analysis and Design System with Unified Modeling Language (UML), STMIK Raharja, Tangerang
______, 2007, Advanced Modeling with Unified Modeling Language (UML), STMIK Raharja, Tangerang
______, 2007, Perancangan Sistem Informasi. Diakses pada tanggal 15 Juli 2007 darihttp://www.rme.com/rce/materi.asp?km=SI111&fol=henderi&kd=02019
Henderi, Efana Rahwanto, Arie Waskito, 2007, Toturial Unified Unified Modeling Language (UML), Perguruan Tinggi Raharja Tangerang
Henderi, Euis Siti Nuraisyh, dan Efana Rahwanto, 2008, Handout Workshop Unified Unified Modeling Language (UML) dan Toturial Visual Paradigm For UML Enterprice Edition. Diakses pada tanggal 17 Juni 2008 dari http://www.stmik-raharja.com/Henderi2/rec/UML.htm
Henderi, Padeli, dan Suyaton, 2008, Membangun E-Procurement dengan Prinsip Good Governance dengan Visual UML. Creative Communication and Innovative Technology (CCIT). 2 (3), 69-79
Miller Randy, Practical UML: A Hands-On Introduction for Developers. Diakses pada tanggal 14 Mei 2008 dari:www.Sequence-Diagram-Hands-On Introduction for Developers.mht
Whitten L Jeffery, Bentley D. Lonnie, Dittman C. Kevin, 2004, Metode Desain dan Analisis Sistem, Edisi 6., Edisi Internasional Mc.Graw Hill Education dan Penerbit Andi Jogyakarta
Ziga Turck, Assoc. Prof., What is UML, Istambul Techincal University, MBA in Contruction Informatics, Rational Corporation Istambul. Diakses pada 4 Desember 2007 dari: www.rational.com danhttp://www.gdpro.com/what_is_uml.html